Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

Granada, Islam, dan Al-Hamra

Keterangan Gambar: Keindahan Al-Hamra dengan background gunung Siera Nevada

Granada adalah sebuah kota di selatan kota Madrid dan merupakan ibu kota dari Provinsi Granada, Andalusia, Spanyol. Granada berada di kaki gunung Siera Nevada tepat di pertemuan 3 sungai yaitu sungai Beiro, sungai Darro dan sungai Genil, dan berada di ketinggian 738 M diatas permukaan laut.[1] Lokasinya yang strategis membuat Granada menjadi kota yang sangat indah, sesuai dengan namanya [Graanada ; “kecantikan” atau “keindahan”]. Konon keindahan Granada karena lokasinya yang dekat dengan laut Mediterania dan dilintasi sungai Genil yang sangat indah dipandang mata.

Granada menjadi terkenal karena disana ada sebuah istana yang sangat indah peninggalan Islam yang dinamai Al-Hamra (Istana Merah). Al-hamra dibangun pada abad 13-14 M pada masa Abbasiyah. Sebelum menjadi sebuah istana, Al-Hamra awalnya hanyalah sebuah benteng Qalat Al-Hamra (Benteng Merah) yang berfungsi sebagai

Islam Memuliakan Wanita: Kisah Khalifah Al-Mu'tasim

Jika tulisan ini berfokus pada wanita, sungguh karena wanita itu sangat mulia dalam Islam. Rasulullah saw sampai menyebut wanita sampai 3 kali saat ditanya, "siapa orang yang harus paling aku hormati, wahai Rasulullah?" Rasul menjawab "ibumu, ibumu, ibumu". Bukankah ibu itu seorang wanita? oh, sungguh wanita itu dimuliakan oleh Islam, sehingga sewaktu Islam berjaya, tidak ada orang yang berani melecehkan wanita. walaupun wanita itu hanyalah budak. Simak kisah heroik Khalifah Al-Mu'tasim dalam melindungi kehormatan wanita !

Pada Tahun 837 M pada zaman kekhalifahan ABU ISHAQ 'ABBAS AL-MU'TASIM IBN HARUN AR-RASYID (795-842 M) akrab disapa al-mu'tasim billah pada masa dinasti Abbasiyah. Ketika itu ada seorang budak wanita muslimah yang diganggu oleh orang Romawi

Islam Memuliakan Wanita : Kisah Bani Qainuqa

Islam sangat memuliakan perempuan. Dalam Islam, perempuan itu sangat dihormati. Kemuliaan seorang perempuan sangat dihargai. Bila perlu, perang akan dilakukan untuk melindungi kehormatan seorang perempuan.

Oh, ingatkah kita pada kisah perang antara kaum Muslim dan Yahudi bani Qainuqa yang disebut perang Qainuqa. Perang itu menunjukkan bahwa Islam sangat menghargai perempuan. Mari kita simak kisahnya, semoga kita bisa mengambil hikmahnya.

Saat itu pada bulan Syawal tahun kedua Hijriyah, ada seorang wanita muslimah sedang berbelanja di pasar bani Qainuqa.